Cara Bumil Mengontrol Stres Saat Bekerja

gambar bumilIbu hamil yang bekerja menghadapi lebih banyak tantangan. Bukan hanya menjalani berbagai tantangan masa kehamilan, namun juga tantangan di dunia kerja yang kerap menimbulkan stres. Memastikan untuk selalu menjaga perasaan senang, menjadi tantangan terbesar ibu hamil di dunia kerja yang kompetitif. Sebab, stres akibat pekerjaan bisa menguras energi yang sebenarnya bumil butuhkan untuk merawat diri dan janin yang dikandungnya.

Mayo Clinic menyebutkan sejumlah cara yang bisa dilakukan bumil untuk meminimalisasi stres di lingkungan kerja, di antaranya:

* Kendalikan pekerjaan. Buatlah daftar tugas harian dan lakukan berdasarkan prioritas. Pertimbangkan untuk mendelegasikan tugas ke tim kerja atau hapus pekerjaan yang sebenarnya tak wajib, dalam daftar tugas harian Anda.

* Komunikasikan kondisi Anda. Setiap bumil memiliki kondisi unik yang tak selalu sama satu dengan lainnya. Berkomunikasilah. Ungkapkan perasaan atau pikiran Anda terkait pekerjaan kantor kepada pasangan atau orang terdekat, untuk meringankan beban Anda.

* Cobalah untuk rileks. Praktikkan teknik relaksasi seperti latihan pernafasan, juga membayangkan Anda tengah berada di suatu tempat yang tenang. Kelas yoga prenatal dapat membantu Anda menjalani rileksasi ini. Tapi pastikan, Anda telah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi Anda memungkinkan untuk beryoga.

* Kenali kondisi dan risiko pekerjaan terhadap kehamilan. Kondisi bumil berbeda-beda. Ada yang mampu melakukan apa pun seperti sebelum ia hamil, ada juga yang kondisinya memengaruhi produktivitas kerja. Kenali kondisi Anda dan pekerjaan yang sekiranya berisiko terhadap kehamilan.

Kondisi kerja tertentu bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, terutama pada kehamilan berisiko, di antaranya:

  • Paparan zat kimia tertentu.
  • Jam kerja yang panjang dan padat.
  • Berdiri terlalu lama.
  • Mengangkat berat.
  • Suara-suara yang terlalu bising.
  • Getaran atau tegangan tinggi dari mesin besar.
  • Pekerjaan dengan tingkat stres tinggi.
  • Lingkungan kerja terlalu dingin.

Bumil yang bekerja boleh jadi kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas harian dengan menjaga keseimbangan. Kalau Anda mulai khawatir dengan berbagai masalah ini, konsultasikan dengan dokter. Apalagi jika mulai muncul keluhan pada kehamilan Anda. Dengan begitu Anda bisa membuat keputusan apakah perlu melakukan tindakan tertentu atau memodifikasi pekerjaan dan tugas selama kehamilan.

Atas dasar rekomendasi dokter, Anda kemudian bisa mengkomunikasikan kondisi kehamilan Anda pada pihak perusahaan. Dengan begitu, kehamilan Anda berjalan lancar dan pekerjaan di kantor pun tetap bisa dijalankan dengan baik.

Tagged: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: